...Oh bunda ada dan tiada dirimu
Kan slalu ada di dalam hatiku...
Kan slalu ada di dalam hatiku...
Bunda by Melly Goeslaw
Baby Neel.... :)
Puji Tuhan, keponakan saya tambah satu lagi jelang akhir 2011 lalu. Neelam Alisya Guntoro, cantik mirip sang bunda, Lisya Windari Aziz. Tiap kali menatap matanya, seolah sebuah telaga tersimpan di dalamnya. Bening dan jernih. Begitu polos dan tulus. Membuat saya kerap didera kangen. Neelam kecil, kini baru bisa berceloteh. Tidak begitu cerewet. Hanya matanya teduh senantiasa memburu, seolah hanya dengan memandang, dia mampu membaca kehidupan.
Neelam (Januari, 2012)
Takjub. Setiap kali melihat Nelaam, seolah saya bisa meraba wajahnya ketika dewasa. Hahaha mungkin hanya kelebihan imajinasi, entahlah, saya bukannya menemukan keajaiban pada Neelam, tapi gadis kecil ini seolah mengajak saya lebih terbuka pada kealamiahan. Kehidupan yang wajar dan natural. Ketinggian Tuhan. Kesedarhanaan yang indah. Juga penerimaan dan bahagia.
Melihat Neelam membuka pintu masa lalu. Teringat masa bundanya remaja. Kala itu saya masih duduk di bangku sekolah dasar. Sejuta syukur Tuhan memberi saya kesempatan tumbuh dengan kasih sayang ekstra, dari kedua orang tua saya dan keluarga Aminudin Aziz. Tiap kali melongok masa kanak-kanak, saya melihat kesempatan bermain dan belajar yang luar biasa. Penuh cinta dan kebersamaan.
Mbak Lisya kecil dan Neelam kecil:
MIRIP!
Jadikan jalannya penuh limpahan kasih dan ilmu...
Amin




Tidak ada komentar:
Posting Komentar